type='text/javascript'/>

POJOK

NEWS

POLITIK

Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan

India larang film tentang pembunuhan Indira Gandhi beredar

India: India melarang perilisan film soal pembunuhan mantan Perdana Menteri Indira Gandhi yang sangat kontroversial. Menurut pemerintah film itu seolah memberi penghargaan pada sang eksekutor dan bakal memicu protes keras.
Surat kabar the Guardian melaporkan, Jumat (22/8), dalam sinopsisnya film itu seolah membenarkan tindakan dua pengawal Indira membunuh perdana menteri itu di Kuil Emas, tempat suci penganut Sikhisme. Mereka melakukan itu demi membalas penindasan dan pemberontakan dalam serangan militer diperintahkan oleh Indira.
Film berjudul Komunitas Berlian dijadwalkan diputar di India bagian utara pada hari ini. Kepala dewan klasifikasi perfilman Leela Samson tidak menyetujui film ini beredar sebab bisa menjadi ancaman bagi ketertiban umum "Film ini memperlihatkan main hakim sendiri dan memperbolehkan menggantung pelakunya," ujar Samson.
Indira hingga kini menjadi perdana menteri paling kontroversial sepanjang sejarah India. Film ini berkaitan dengan pemberontakan mencengkeram Negara Bagian Punjab saat militan Sikh menuntut mereka memisahkan diri. Pada 1984 Indira memerintahan tentara menyerang pasukan Sikh bersenjata di Kuil Emas di Kota Amritsar serangan itu membuat warga Sikh marah dan menyebabkan ketidak stabilan yang mematikan dalam negara. Gandhi pun terbunuh dan akhirnya timbul kerusuhan yang membantai 2.000 penganut Sikh.
Kepala sensor film India ditangkap dengan tudingan menerima uang suap agar izin film itu keluar. |merdeka|

Penembak remaja Ferguson jadi orang paling dicari se-Amerika

Dua pekan terakhir dia mendapat cap sebagai orang paling bedebah di Jalan Ferguson, Negara Bagian Missouri, Amerika Serikat. Dia juga dicari namun kini menghilang tanpa bekas. Otoritas berkilah ini masalah keamanan.
Surat kabar the Washington Post melaporkan, Jumat (22/8), anggota polisi Darren Wilson penembak remaja kulit hitam Michael Brown tak diketahui rimbanya. Tak terlihat, bahkan seluruh akun jejaring sosial miliknya dinon-aktifkan.
Wajah Wilson dirilis dua hari lalu mengundang kemarahan warga Ferguson. Dia berkulit putih dengan rambut agak botak. Dalam foto dia berseragam biru tengah berada di pertemuan dewan kota. "Dalam satu dekade terakhir banyak orang bersembunyi karena takut akan kesalahan dalam hidupnya," ujar Jonathan Bernstein direktur Lembaga Manajemen Krisis.
Menurut Bernstein, Wilson orang yang bermasalah. Pada usia 28 tahun dia bercerai. Dia datang dari keluarga banyak masalah. Ibunya Tonya merupakan penipu dan pemalsu hukum. Meski demikian Wilson tercatat sebagai polisi disiplin dan mendapat pujian awal tahun ini dari departemen kepolisian Ferguson.
Kepala kepolisian Ferguson Tom Jackson juga mengatakan Wilson seorang pribadi yang tenang dan lembut. Sementara rekannya saat sekolah dulu, Jake Shepard, bilang Wilson bukan tipe orang yang sinis. "Dia sopan dan selalu baik. Dia orang yang tulus," ujar Shepard.

ISIS Ancaman Terbesar AS


 WASHINGTON: Washington memperingatkan bahwa kelompok militan ISIS atau kini Negara Islam adalah ancaman paling berbahaya bagi AS dalam beberapa tahun terakhir.


Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel mengatakan serangan udara AS di Irak berhasil memukul mundur ISIS, tetapi militan itu diduga telah bersatu kembali.



Petinggi militer AS Martin Dempsey menekankan bahwa ISIS tidak bisa dikalahkan tanpa menyerang basis mereka di Suriah.



Peringatan datang setelah ISIS merilis video yang menunjukkan pemenggalan wartawan AS James Foley.



AS kini memulai penyelidikan resmi atas kematian Foley, dengan Jaksa Agung Eric Holder yang memperingatkan bahwa AS memiliki "ingatan yang panjang".



Pasukan khusus AS mencoba menyelamatkan Foley dan sandera AS lainnya yang disandera di Suriah pada awal musim panas, namun upaya itu gagal.



Para militan dilaporkan menginginkan uang tebusan sebesar 132 juta dollar untuk pembebasannya.



Saat berbicara dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis (21/8/2014), Hagel mengatakan bahwa ISIS merupakan ancaman besar. "Mereka lebih dari sekedar kelompok teroris. Mereka memiliki ideologi, kekuatan militer yang strategis dan taktis, dan didanai dengan baik, ini melebihi apa pun yang telah kita lihat." |Kompas|